beranda » beranda » view Mail5 pdf word print Bookmark and Share
08-Feb-2017

CEO FORUM: BAGAIMANA, MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI?

Pertanian merupakan salah satu sektor yang utama sebuah negara. Hal ini disebabkan pertanian menjadi tumpuan kebutuhan pangan suatu negara.  Berbicara dengan pertanian maka petani merupakan kunci utama dalam mengembangkan pertanian suatu negara. Dengan pertanian yang berkembang maka akan terjamin kebutuhan pangan negara.

 


 

Banyak artikel yang menyandingkan pertanian dengan keberlanjutan. Hal ini merupakan tugas bagi pemerintah dari tahun ke tahun. Dengan luas lahan pertanian yang cukup besar di Indonesia seharusnya Indonesia menjadi negara agraris dengan berbagai komoditas pangan yang melimpah. Setelah melimpah maka tugas selanjutnya adalah bagaimana agar berlanjut. Namun, hingga saat ini paradigm tersebut belum terjawab dan terbukti oleh pemerintah.

Bidang pertanian sendiri di era saat ini masih belum populer dibandingkan bidang lainnya. Karena pertanian identik dengan petani. Petani Indonesia bisa dikatakan belum memiliki bargaining position/daya tawar yang baik untuk dijadikan salah satu pekerjaan. Hal ini disebabkan pendapatan rata-rata petani dibawah garis kemiskinan. Hal ini ditunjukkan dengan Persentase Penduduk Miskin Menurut Provinsi (Persen) pada Semester 2 (September) 2013 – 2016 dengan presentase perkotaan (7,73) dan Perdesaan (13,96) (BPS, 2017). Lalu, siapa yang bertanggung jawab dengan kondisi ini? Pemerintah sudah menjadikan komoditas pertanian (pangan) menjadi komoditas unggulan. Namun, produksi komoditas pertanian nasional selalu minus sehingga membuat pemerintah harus impor untuk pemenuhan pangan nasional. Secara ekonomi seharusnya dengan sedikitnya suatu produk harusnya harga meningkat dan seharusnya petani yang paling diuntungkan. Namun, dilapangan petani kita selalu dirugikan. Hal ini disebakan belum maksimalnya sistem rantai nilai dan rantai pasok dari petani hingga ke pembeli.

Pada kondisi tersebut, maka salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan sistem kemitraan (Contact Farming). Hal ini disampaikan juga oleh Ir. Dadang Kurnia, MM (Direktur Agronomi dan Pengembangan, PT Bajabang Indonesia) dalam CEO Forum Sekolah Bisnis IPB pada 7 Februari 2017.

Kemitraan terhadap petani merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani. Sistem kemitraan ini dilakukan dengan kontrak antara petani dengan perusahaan dengan sistem bagi hasil. Direktur Agronomi dan Pengembangan, PT Bajabang Indonesia  menyampaikan bahwa Perkebunan merupakan salah satu pengembangan wilayah.

kembali ke arsip